Senin, 27 November 2017

Perkembangan Islam Di Indonesia

Perkembangan islam di Indonesia – Agama Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah melalui Nabi Muhammad SAW yang awal penyebarannya berawal dari Makkah dan sekitarnya pada abad ke-7.
Seteleh wafatnya Nabi Muhammad tongkat estafet penyebaran Islam kemudian dilanjutkan oleh sahabat-sahabat beliau.
Selanjutnya diteruskan oleh para wali, alim ulama serta tokoh-toko pejuang islam yang akhirnya membawa Islam tersebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Islam mulai masuk di indonesia pada abad ke-13. yang sebelumnya kebanyakan dari Masyarakat di Indonesia menganut agama hindu.
Saat ini, Indonesa telah menjadi negara dengan Mayoritas penduduknya beragama Islam. Jumlah penganut agama Islam diperkirakan mencapai 199.959.285 jiwa yang berarti sekitar 85,2% dari totol penduduk indonesia.
Meskipun proses perkembangan islam di Indonesia cukup panjang, namun Islam merupakan Agama yang sangat mudah di terima oleh masyarakat.
Penerimaan masyarakat terhadap agama ini disebabkan beberapa faktor diantarannya:

  • Syarat masuknya tidak sulit. Sebab seseorang dianggap telah menjadi Islam jika telah mengucapkan kalimat syahadat.
  • Pelaksanaan ibadah tidak sulit serta tidak memakan biaya.
  • Aturan aturan agama yang fleksibel.
  • Tidak ada pembagian kasta didalamnya yang berarti setiap orang memiliki derajat yang sama.
  • Penyebarannya yang damai dan tanpa kekerasan menjadikan agama ini dikenal dengan agama kasih sayang.
Proses masuk dan berkembangan Islam hingga saat ini tidak terjadi secara singkat dan masif, melainkan melalui berbagai tahapan sejarah yang sangat panjang.
Sejarah-sejarah itu dimulai dari jalan masuknya Islam di Indonesia, bagaimana proses penyebaran serta perkembangannya, bahkan hingga bagaimana Islam mempersatukan Indonesia.

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

perkembangan islam di indonesiaBagaimana Islam masuk di Indonesia sangat berbeda dengan masuknya agama lain di Indonesia yang banyak menggunakan cara-cara penindasan, peperangan, serta pemasangan.
Islam masuk di Indonesia dengan cara yang penuh kedamaian serta cinta kasih.
Perkembangan islam di Indonesia dijalankan dengan penuh kesabaran serta kegigihan sebab tidak mudah untuk menjelaskan Islam kepada masyarakat pada saat itu.
Tidak ada paksaan dalam penyebarannya sebab perilaku-perilaku itu memang sangat bertentangan dengan ajaran Islam seperti yang disebutkan didalam Al-Quran, salah satunya pada surah Al-Baqarah ayat 256.
Berikut beberapa cara dan proses penyebaran agama ini di Nusantara.

Perkembangan Islam di Indonesia Melalui Jalur Perdagangan

Salah satu jalan masuknya Islam di Indonesia adalah melaui perdagangan. Hal ini terjadi sebab kebanyakan dari orang melayu pada saat itu banyak berhubungan dengan para pedagang-pedagang arab hingga terjalin hubungan yang sangat dekat satu sama lain.
Kedekatan antara pedagang melayu dengan para pedagang arab inilah yang menjadi jalan dakwah bagi para pedagang arab yang bukan hanya mencari keuntungan duniawi namun juga mencari amal dan keberkahan dengan jalan menyebarkan agama Islam.
Pelan tapi pasti, Akhirnya banyak dari orang-orang melayu yang memeluk agama Islam.
Seiring berjalannya waktu, Perkembangan islam di Indonesia menjadi semakin besar yang ditandai dengan berdirinya kerajaan Islam Malaka dan Kerajaan Samudra Pasai.
Besarnya pengaruh Islam saat itu akhirnya membawa banyak ulama-ulama Islam datang ke Indonesia yang akhirnya semakin memperkokoh penyebaran agama ini di Nusantara.

Perkembangan Islam di Indonesia Melalui Pendekatan Kultural

Setelah masuk dan tersebar melalui jalur perdagangan, Proses penyebarannya di Nusantara juga dilakukan dengan pendekatan seni dan budaya.
Penyebaran dengan pendekatan kultural bayak di lakukan oleh para wali di pulau jawa.
Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam dengan pendekatan seni wayang kulit. Sunan Kalijaga melakukan pementasa wayang yang dulunya banyak di dominasi oleh ajaran-ajaran hindu diganti dengan konten yang bernuansa Islam.
Sunan Muria melakukan dakwah dengan pendekatan seni gamelan.
Sunan Giri melakukan dakwah dengan membuat banyak mainan-mainan edukasi kepada anak-anak.
Pendekatan pendekatan kultural yang dilakukan oleh para Wali tersebut tidak lepas dari kondisi masyarakat Indonesia saat itu yang sangat menggemari seni.

Penyebaran Agama Islam di Indonesia Melalui Pendidikan

pendidikan agama islamCara lain yang menjadi jalan penyebaran agama Islam di Indonesia adalah dengan jalan pendidikan.
Pesantren-pesantren banyak dibangun sebagai pusat pendidikan untuk membentuk da’i-da’i dan muballiq yang menjadi perpanjangan tangan penyebaran agama ini ke penjuru Indonesia.
Datuk Ribandang merupakan salah satu keluaran dari pesantren Sunan Giri yang berhasil Meng-Islam-kan kerajaan Gowa-Tallo pada saat itu.
Selain itu Masih banyak lagi da’i-da’i keluaran pesantren yang tersebar ke berbagai pulai di Indonesia.
Hingga saat ini, Pesantren masih tetap menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam penyebaran ajaran agama Islam.

Penyebaran Agama Islam Dengan Kekuatan Politik

Tidak bisa dipungkiri bahwa kekuatan politik juga memegang peranan yang cukup besar dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Dalam hal ini yaitu dukungan dari para sultan-sultan yang memimpin kerajaan.
Kesultanan Demak merupakan salah satu pusat dakwah dan serta pelindung dalam penyebaran Islam di nusantara.
Selai itu, Kerajaan Gowa Tallo di sulawesi juga membukakan perlindungan bagi para da’i-da’i yang menyebarkan ajaran agama ini di daerahnya.
Para raja dan sultan di nusantara saling berkomunikasi dan tolong menolong dalam mengawal proses perkembangan dakwah di indonesia.
Dan dari kerja sama itulah akhirnya menjadi bibit awal terbentuknya negara Indonesia.

Selanjutnya, Bagaimana Perkembangan Masyarakat Muslim di Nusantara?

mesjid penyebaran islam di indonesiaIslam Dalam Tradisi lokal

Pengaruh Islam di Indonesai tidak hanya mengayomi masalah spiritual saja tetapi meliputi segala aspek termasuk dalam hal tradisi.
contoh-contoh akulturasi dapat dilihat dari arsitek-arsitek bangunan mesjid yang masih tetap mempertahankan bentuk arsitektur asli seperti bentuk mesjid dengan atap bertingkat (meru).
Mesjid Agung Cirebon, dan mesjid Katangka di Sulawesi, mesjid Tambora adalah contoh mesjid dengan atap bertingkat dua yang merupakan ciri khas arsitektur lokal.
Mesjid Demak, Baiturrahman Aceh, dan Mesjid Jepara adalah mesjid beratap tiga. Sedangkan mesjid beratap tingkat lima masih bisa ditemukan di Banten yaitu Mesjid Agung Banten.
Selain bentuk tempat ibadah, akulturasi juga bisa dilihat pada seni ukir dan lukis yang yang tetap dipertahankan.
Akulturasi seni ini banyak ditemukan di bangunan-bangunan mesjid kuno dan keraton, seperti pada tiang-tiang, tembok, atau mimbar berupa ukiran-ukiran berpola makara atau bunga teratai.
munculnya Islam, menambah lagi satu pola seni baru yaitu kaligrafi Dimana kaligrafi ini sering digunakan untuk menyamarkan lukisan kuno yang kebanyakan berupa mahluk hidup seperti binatang.
Dari contoh-contoh diatas merupakan bentuk-bentuk akulturasi budaya antara budaya lokal dan budaya Islami di nusantara.

Akulturasi Islam Dalam Aksara dan Seni Sastra Indonesia

Akulturasi Islam Dalam Aksara dan Seni Sastra IndonesiaPengaruh Islam dalam kesusastraan dapat ditemukan pada kesusastraan di sumatra yang ditulis dengan huruf arab. Sedangkan kesusastraan di jawa sendri tetap menggunakan tulisan jawa kuno.
Hasil-hasil karya sastra Indonesia yang bernafaskan Islam beberapa diantaranya ditulis oleh Nur Al-Din Al-Raniri, Sunan Benong, Hamzah Fansyuri, dan Abdul Rauf yang menulis tentang fikih dan tafsir Al-quran.
Karya karya sastra lain yang muncul pada masa penyebaran Islam diantaranya: Babad Tanah Jawi, Babad Cirebon, Sejarah Melayu, Bustanus Dalatin, dan Gurindam Dua Belas.
Karya-karya sastra yang muncul selama penyebaran ajaran Islam dikelompokkan dalam beberapa istilah berdasarkan corak dan isinya. Yaitu:
1. Babad
Babad merupakan karya cerita sejarah Yang isinya lebih banyak mengandung cerita-cerita daripada uraian sejarah itu sendiri. Namun, Isinya tetap menggambarkan pola peristiwa sejarah.
kitab-kitab babad diantaranya Hikayat (hikayat raja-raja Pasai,hikayat Salasih perak, Sejarah Melayu, Babad Tanah Jawi, Babad Giyanti, dan Sejarah Negeri Kedah.
2. Hikayat
Hikayat juga banyak bercerita mengenai sejarah. Namun lebih dalam.
Hikayat banyak menceritakan keajaiban serta peristiwa yang sulit dicerna akal yang dijadikan bagian terpenting yang umumnya akan bermuara pada satu tokoh atau peristiwa sejarah.
Contoh hikayat diantaranya: Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Hang Tuah, Hikayat Bahtiar, Hikayat Si Miskin, HIkayat Panji Inu Kertapati, Hikayat Bayan Budiman.
3.Suluk
Suluk adalah kita yang menjelaskan seputar ilmu tasawuf. Suluk adalah kesusastraan yang paling tua yang erat hubungannya dengan para wali.

Islam Dalam Sistem Pemerintahan

Jauh sebelum Islam masuk menyebar di Indonesia, Sistem pemerintahan kerajaan di banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu-Buddha.
Setelah agama Islam Masuk dan berkembang di Indonesia, Perlahan tapi pasti pengaruh Islam akhirnya mulai berpengaruh pada sistem pemerintahan.
Pengaruh Islam di pemerintahan akhirnya terbentuklah masyarakat islam yang akhirnya melahirkan kerajaan-kerajaan islam nusantara.

Perkembangan islam di Berbagai Daerah di Indonesia 

penyebaran islam di nusantaraSejarah Islam di Pulau Sumatra

Daerah pantai barat pulau Sumatra dan daerah pasai adalah daerah yang menjadi gerbang masuknya Islam di nusantara. Dari kedua daerah ini pun lahirlah dua kerajaan islam yang besar yaitu kerajaan Islam perlak dan Kerajaan Islam Samudra Pasai.
Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan islam pertama di Nusantara dengan raja pertamanya bernama Sultan Malik Al-Saleh.
Dibawah kepemimpinan Sultan Malik Al-Saleh, kerajaan Samudera Pasai berkembang dengan sangat cepat baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun budaya sehingga perkembangan agama Islam pun menjadi prioritas dan mendapatkan perhatian penuh dari raja.
Dari sini lah para ulama dan muballiq dikirim ke penjuru nusantara seperti ke pedalaman Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Ternate dan Tidore.

Masuknya Islam di Pulau Jawa

Perkembangan Islam di Pulau Jawa juga melalui jalur perdagangan oleh pedagang-pedagang islam dari kerajaan Samudra Pasai dan Malaka.
Selanjutnya Islam di sebarkan oleh para wali dan muballiq yang dikenal dengan wali songo.

Islam di Kalimantan

Masuknya Islam di Kalimantan melalui dua jalan yaitu melalui kerajaan Islam Malaka dan melaui muballiq yang datang dari pulau jawa.
Hasilnya adalah berdirinya kerajaan Banjar yang berasaskan Islam pada tahun 1526 setelah lenyapnya kerajaan Daha akibat pergejolakan internal kerajaan.

Sejarah Islam di Sulawesi

Jejak sejarah Islam di pulau Sulawesi dimulai di Palopo yang disebut Luwu’ Sulawesi Selatan.
Menurut perkiraan, Agama Islam masuk di Luwu sekitar abad ke-17.
Sultan Alaidin Al Awwal adalah raja pertama dari kerajaan Goa yang memeluk agama Islam pada tahun 1603 bersama pedana menterinya Kareang Matopa.
Di Sulawesi sendiri, Islam disebarkan oleh tiga ulama besar pada masa Sultan Alaidin yaitu Datuk Ribandang, Datuk Patimang, dan Datuk Ri Tiro.

Sejarah Islam di Maluku

Menurut sejarah, Islam masuk di wilayah Maluku pada tahun 1440. Islam tersebar di daerah Maluku dengan cepat. Ternate adalah kerajaan terbesar di pulau tersebut telah menganut agama islam sebelum portugis datang pada tahun 1512.
Kerajaan lain yang menganut ajaran Islam adalah kerajaan Tidore yang memiliki wilayah cukup luas yang meliputi sebagian Halmahera, Pesisir barat Papua, dan kepulauan Seram.
Selain itu kerajaan-kerajaan kecil seperti keranjaan Bacan dan kerajaan Jailolo juga telah menganut ajaran-ajaran Islam.

Masuknya Islam di Tanah Papua

Masuknya Islam di Papua dibawah Oleh orang-orang islam yang berasal dari kerajaan maluku yang menguasai sebagian dari wilayah papua.
Penyebaran Islam di papua salah satunya disebarkan oleh ulama-ulama dari kerajaan Bacan yang secara administrasi menguasai beberapa suku di Papua seperti Waigeo, Misool, dan beberapa daerah lainnya.
Namun, tidak seperti di daerah lainnya, perkembangan agama Islam di tanah papua terbilang sangat lambat dibandingkan dengan daerah-daerah yang lainnya.
Itulah gambaran lengkap sejarah masuknya Islam serta proses penyebarannya di nusantara. Semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan baru mengenai sejarah Perkembangan islam di Indonesia.

Rumus Microsoft Excel Beserta Pembahasannya

Cara Menulis Rumus Excel
Sebelum mengenal  rumus-rumus excel 2007, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana menuliskan rumus excel agar bisa benar. 
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
  2. Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
  3. Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
  4. Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Nah... bagaimana mudah bukan cara menuliskan rumus excel, jika Anda sudah mahir dalam menuliskannya sekarang mari Kita lanjutkan pembahasannya. 

Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)

Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Exceladalah sebagai berikut:

No
Operator
Fungsi
Contoh Penggunaan
1
+ (ikon plus)
Penjumlahan
=A1+A2
2
- (ikon minus)
Pengurangan
=A3-A4
3
* (ikon bintang)
Perkalian
=A5*A6
4
/ (ikon garis miring)
Pembagian
=A7/A8
5
^ (ikon caret)
Pangkat
=A9^2 (angka berapapun yang berada di cell A9 akan dipangkat 2
6
% (ikon persen)
Prosentase
=A1*10% (gunakan sesuai dengan kebutuhan)
Tabel Operator Matematika (Rumus Dasar Excel)
Tidak usah bingung, sekarang perhatikan gambar tabel yang ada dibawah ini.

Penjelasan Gambar Tabel Diatas :
  1. Mengisi Kolom Diskon
  2. Untuk mengisi kolom diskon berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan. 
    • Klik pada kolom yang akan diisikan Diskon Rp. (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah G6, silahkan aktifkan kolom G6)
    • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
    • Kalikan kolom E6 dengan F6 untuk mengetahui hasil persennya, bentuk penulisannya adalah =E6*F6 
    • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat angka 30,000 pada kolom G6 tadi (30,000 adalah 20% dari 150,000)
    • Untuk menghitung rumus Diskon Rp. selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom G15.
      Tips : Anda bisa langsung klik kolom yang akan dikalikan tanpa harus susah payah mengetik kolom yang akan dihitung satu persatu.
      • Mengisi Total Bayar
      • Nah setelah selesai mengisi kolom Diskon Rp. sekarang lanjutkan dengan mengisi kolom Total Biaya.
        • Klik pada kolom yang akan diisikan Total Bayar (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah H6, silahkan aktifkan kolom H6)
        • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
        • Pada kolom H6 Kurangkan kolom Biaya (E6) dengan kolom Diskon Rp. (G6)  untuk mengetahui hasil pengurangannya, bentuk penulisannya adalah =E6-G6 
        • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat hasil 120,000 pada kolom Total Bayar yang pertama.
        • Untuk menghitung rumus Total Bayar selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom H15.

      Tips : Untuk melanjutkan mengisi kolom jumlah di bawahnya (kolom H7 dst), kita cukup memblok cell yang telah berisi rumus operator perkalian, arahkan kursor ke pojok kanan bawah cell/kolom. Tunggu hingga kursor berubah menjadi ikon (+). Setelah itu, click dan tahan lalu drag/geser ke bawah. Dengan demikian, kita telah meng-copy rumus tadi dan telah disesuaikan perubahannya untuk kolom yang akan dikalikan lagi.

      Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel

      Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.

      1. Fungsi Average


      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;

      =AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.



      2. Fungsi Sum

      Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      3. Fungsi Max
      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
      =MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      4. Fungsi Min
      Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      5. Fungsi Count
      Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      6. Fungsi Logika IF
      Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
      Lambang Fungsi
      = Sama dengan
      < Lebih kecil dari
      > Lebih besar dari
      <= Lebih kecil atau sama dengan
      >= Lebih besar atau sama dengan
      <> Tidak sama dengan
      Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
      =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
      Contoh logika IF
      Contoh logika IF
      Kolom keterangan diisi dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”). Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))), hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan, dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan “SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”, dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai “GAGAL”.

      CARA MEMBUAT MAIL MERGE DI WORD

      Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.
      Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikatlabel, dan amplop.

      Tutorial untuk cara menampilkan format angka Excel, seperti pemisah angka ribuan dan desimal, simbol mata uang, persentase, dan tanggal di Mail Merge Word, dapat dibaca di artikel ini: Cara Menampilkan Format Angka Excel di Mail Merge Word.

      Ada 2 dokumen yang digunakan dalam membuat mail merge, yaitu:
      • Dokumen Master, dokumen utama yang isinya sama untuk semua penerima.
      • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima. 
        Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
      Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat.
      Selain itu:
      • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
      • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
      • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain. 
        Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

      Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

      Tahap I Membuat Data Source

      Buat data source Nama dan Alamat di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
      data source mail merge

      Tahap II Membuat Dokumen Master

      Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
      Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
      Dokumen ini jangan ditutup karena akan kita lanjutkan ke langkah berikut:menggabungkan Data Source denganDokumen Master.
      Dokumen Master mail merge

      Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master

      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
        Start Mail Merge Start Mail Merge Word 2013
      2. Selanjutnya kita akan memilih data source.
      3. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
      4. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
      5. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headersdicentang. Kemudian klik OK.
      6. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
      7. Taruh di kursor di bawah tulisanKepada Yth., kemudian padaMailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
      8. Lakukan juga hal yang sama padaAlamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
        Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <<data field>>.
        Tampilan Data Field
          Tip:
        • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
        • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
          1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
          2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
        • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen padaData Source dan klik tombolRefresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
          Mail Merge Recipients
      9. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol Preview Results.
        Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
        Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol Preview Results dan lakukan perubahan yang diinginkan.
        Preview Result - Mail Merge
        Preview Result – Mail Merge Word 2007.
        Preview Results - Mail Merge Word 2013
        Preview Results – Mail Merge Word 2013.

      Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge

      Finish and Merge
      Pada tahap ini, klik tombol Finish & Mergedan pilih:
      • Print Documents, untuk mencetak surat. Ada 3 pilihan:
        1. All untuk mencetak semua surat.
        2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
        3. Isi nomor urut data pada kotakFrom dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
        Merge to Printer
      • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
        Pilihan sama dengan di atas (All,Current record dan nomor urut tertentu).
        Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.

      MEMBUAT STAND BAZAR

      Nama kelompok: 1. Indah Widya Sapitri 2. Putri Oktaviana 3. Wulan pratiwi Peralatan : - besi                                    - ...